Bolehkah Pacaran Dengan Tujuan Memotivasi – Ustadz Abdul Somad Lc, MA.

Bolehkah Pacaran Dengan Tujuan Memotivasi

Dalam syariah Islam, hubungan lawan jenis yang diharamkan bukan hanya zina, tapi juga mukaddimah dari zina. Dalam Quran Surah Al-Isra 17:32 jelas disebut “Jangan dekati zina. Karena zina adalah perbuatan nista.” Dalam ayat tersebut ada dua hal yang dilarang yaitu zina dan mendekati zina.

Termasuk “mendekati zina” adalah berpacaran dan melakukan khalwat (berduaan dalam ruang tertutup). Berpacaran yang diharamkan adalah apabila berpacaran secara fisik dan jarak dekat. Adapun apabila pacaran virtual (maya) jarak jauh dengan memakai alat komunikasi seperti ponsel, telpon, atau internet maka itu tidak dilarang selagi komunikasi yang dilakukan tidak mengandung kalimat yang mengundang syahwat.

Naik turunnya semangat belajar tidak terkait dengan punya pacar atau tidak, tapi oleh determinasi individu untuk mengejar cita-citanya. Justru berpacaran akan berdampak turunnya semangat belajar apabila terjadi konflik dengan pacarnya dan itu akan sangat sering terjadi.

PROMO SPESIAL HARI INI*

BELI 6 ENAM KAOS

GRATIS ONGKOS KIRIM

*Hanya berlaku untuk pengiriman ke pulau Jawa, dan tidak berlaku untuk affiliate / reseller

Lakukan Ini Agar Ibadahmu Tidak Akan Merasa Jenuh, Bosan dan Capek – Ustadz Khalid Basalamah

Lakukan Ini Agar Ibadahmu Tidak Akan Merasa Jenuh, Bosan dan Capek

Beberapa tips untuk mengusir rasa malas :

1. Memperbanyak dzikrullah.

Dzikrullah menjadikan hati seseorang merasa nyaman dan tentram dengan Allah swt. Inilah yang menjadi senjata ampuh untuk menghadapi berbagai tarikan hawa nafsu dan syahwat yang sering kali diprovokasi oleh setan dengan bisikan-bisikannya. Firman Allah swt : “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ro’d : 28)

 

2. Memilih lingkungan yang baik.

Tidak jarang seseorang yang pada awalnya malas menjadi bersemangat ketika menyaksikan orang-orang dikelilingnya begitu rajin. Sangat mungkin seorang anak yang tadinya malas membaca Al Qur’an kemudian menjadi bersemangat untuk membacanya setelah menyaksikan ayah atau kakaknya yang begitu rajin membacanya.

 

3. Memperbanyak berdoa kepada Allah

Dalam hal ini Rasulullah saw mengajarkan kepada kita doanya,”Allahumma inni audzubika minal ajzi wal kasal wal jubni wal haromi wa audzubika min fitnatil mahya wal mamat wa audzubika min adzabil qobri, artinya; “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat penakut dan kerentaan. Aku berlindung kepada-mu dari fitnah kehidupan dan kematian dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubuق.” (HR. Bukhori)

 

4. Menyadari kekeliruan dan mulailah melangkah.

Seseorang dikatakan baik ketika ia sudah menyadari kekeliruannya sebaliknya seseorang dikatakan buruk ketika ia sudah merasa bahwa dirinya baik. Kesadaran seseorang akan buruknya sifat malas adalah suatu modal berharga untuk ia bisa menjadi lebih bersemangat.

 

Wallahu A’lam

-Ustadz Sigit Pranowo,Lc-

PROMO SPESIAL HARI INI*

BELI 6 ENAM KAOS

GRATIS ONGKOS KIRIM

*Hanya berlaku untuk pengiriman ke pulau Jawa, dan tidak berlaku untuk affiliate / reseller

Allah Beristiwa Di Atas Arsy – Ustadz Firanda Andirja

Sifat Istiwa’ Allah di Atas ‘Arsy

Lafazh istawa ‘ala (اِسْتَوَى عَلَى) dalam bahasa Arab – yang dengannya Allah menurunkan wahyu – berarti (عَلاَ وَارْتَفَعَ), yaitu berada di atas (tinggi/di ketinggian). Hal ini adalah kesepakatan salaf dan ahli bahasa. Tidak ada yang memahaminya dengan arti lain di kalangan salaf dan ahli bahasa.

Adapun ‘Arsy, secara bahasa artinya Singgasana kekuasaan. ‘Arsy adalah makhluk tertinggi. Rasulullah shollallahu’alaihiwasallam bersabda:

‎فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ وَأَعْلَى الْجَنَّةِ وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ

“Maka jika kalian meminta kepada Allah, mintalah Al-Firdaus, karena sungguh ia adalah surga yang paling tengah dan paling tinggi. Di atasnya singgasana Sang Maha Pengasih, dan darinya sungai-sungai surga mengalir.” (HR. Al-Bukhari)

‘Arsy juga termasuk makhluk paling besar. Allah menyifatinya dengan ‘adhim (besar) dalam Surat An-Nahl: 26.
Ibnu Abbas rodiallahu’anhu berkata:

‎الْكُرْسِيُّ مَوْضِعُ الْقَدَمَيْنِ ، وَالْعَرْشُ لاَ يَقْدِرُ قَدْرَهُ إِلاَّ اللهُ تعالى

“Kursi adalah tempat kedua kaki (Allah), dan ‘Arsy (singgasana) tidak ada yang mengetahui ukurannya selain Allah Ta’ala.” (Hadits mauquf riwayat Al-Hakim dan dishahihkan Adz-Dzahabi dan Al-Albani)

Sumber : https://muslim.or.id/56-sifat-istiwa-allah-di-atas-arsy.html
Video lengkap : https://www.youtube.com/watch?v=Wnu4P5GQt1U

PROMO SPESIAL HARI INI*

BELI 6 ENAM KAOS

GRATIS ONGKOS KIRIM

*Hanya berlaku untuk pengiriman ke pulau Jawa, dan tidak berlaku untuk affiliate / reseller